Sangat Penting bagi kita untuk mengerti pengaruh dari pemberian resistor ada rangkaian seri maupun parallel. Dengan memahami konsep ini kita akan dengan mudah menganalisis dan menyderhanakan suatu rangkaian, yang menggunakan hubungan matematika yang sederhana.
=) Pada contoh untuk gambar di sebelah, R1 dan R2 dihubungkan secara parallel, R3 didapat dari rumus yang ada di bawah rangkaian tersebut. Rumus tersebut juga bisa ditulis seperti ini.
R3 = R2*R1/R1+R2
=) Hubung ini (parallel) tidak hanya bisa digunakan untuk menyederhanakan rangkaian tetapi juga bisa digunakan untuk mendapatkan nilai resistor yang tidak kamu punyai.
=) Perlu dicatat juga bahwa nilai dari R3 ini selalu lebih kecil daripada nilai dari resistor yang menyusunnya (R1 & R2) karena dengan menambahkan resistor pada hubung parallel ini otomatis akan menambah jalan bagi arus untuk lewat sehingga bisa dikatakan penambahan resistor pada hubung parallel akan mengurangi hambatan dari rangkaian ini secara keseluruhan.
=) Hubung yang digunakan pada gambar rangkaian di samping ini ialah hubung seri. Yang mana nilai R3 adalah penjumlahan dari tiap-tiap resistor yang menyusunnya. Atau bisa ditulis seperti ini.
R3 = R1+R2
Resistor sebagai pembatas arus
Aturan paling dasar yang ada pada resistor iala
h membatasi arus. Yang mana di sini resistor berfungsi untuk mengontrol jumlah aliran arus yang melalui suatu konduktor. Untuk mengerti bagaimana resistor bekerja sebagai pambatas arus, pertama-tama mari kita pelajari skemati sederhana pada gambar yang ada di samping ini, dimana sebuah lampu dihubungkan secara langsung dengan baterai 9 V. Sebuah lampu, seperti alat-alat lainnya yang memakai listrik, memiliki yang namanya hambatan dalam, yang menentukan berapa arus listrik yang akan dipakai. Nha, sekarang kita memiliki sebuah lampu yan
g dihubungkan dengan hambatan dalam. Kemudian kita bisa menghitung nilai arus yang melewati rangkaian tersebut dengan menggunakan hokum Ohm. Sesuai dengan pernyataan pada hokum Ohm bahwa nilai arus sama dengan beda potensial yang melewati sebuah rangkaian dibagi dengan hambatan pada resistor. Atau secara matemaika ditulis seperti ini.
I = V/R, atau lebih akuratnya lagi
I = (V1-V2)/R………(1)
dimana (V1-V2) adalah beda potensial yang melalui rangkaian sedangkan R ialah hampatan pada resistor tersebut.
Sekarang lihat pada gambar di samping ini, dimana sebuah resistor pembatas arus telah ditambahkan. Resistor ini akan membatasi arus yang melewati lampu. Kita bisa mengontrol jumlah arus yang melewati arus tersebut secara sederhana dengan hanya menentukan nilai dari R1. Kemudian apabila kita masukkan lagi ke rumus maka persamaan (1) menjadi seperti ini
I = (V1-V2)/(R+R1) ………(2)
Dari persamaan di atas, kita sudah bisa lihat bahwa nilai dari hambatanny bertambah sehingga otomatis nilai dari arus listriknya berkurang. Sehingga dapat dibuktikan bahwa arus itu bisa digunakan sebagai pembatas arus.
Resistor sebagai Pembagi Tegangan
Seperti judul yang ada di atas, resistor juga bisa digunakan untuk membagi tegangan. Dengan kata lain resistor juga bisa digunakan untuk menghasilkan suatu tegangan dari tegangan yang lebih besar dengan cara membaginya. Persamaan matematika untuk gambar di samping adalah

Apabila R1=R2=R, maka persamaannya menjadi,

Sedangkan apabila Resistor yang lebih rendah nilainya dihubungkan ke Ground (seperti gambar di samping). Maka persamaannya menjadi seperti ini (dimana nilai Vb=0).

Persamaan di atas adalah persamaan pembagi tegangan yang paling umum. Kita bisa membayangkan lebih banyak lagi contoh kasus lain yang lebih special dalam pengkonfigurasian resistor, dan saya yakin kalian akan menemukannya ketika kita mengerjakan suatu proyek elektronika yang jauh lebih komlpleks.
R3 = R2*R1/R1+R2
=) Hubung ini (parallel) tidak hanya bisa digunakan untuk menyederhanakan rangkaian tetapi juga bisa digunakan untuk mendapatkan nilai resistor yang tidak kamu punyai.
=) Perlu dicatat juga bahwa nilai dari R3 ini selalu lebih kecil daripada nilai dari resistor yang menyusunnya (R1 & R2) karena dengan menambahkan resistor pada hubung parallel ini otomatis akan menambah jalan bagi arus untuk lewat sehingga bisa dikatakan penambahan resistor pada hubung parallel akan mengurangi hambatan dari rangkaian ini secara keseluruhan.
R3 = R1+R2
Resistor sebagai pembatas arus
Aturan paling dasar yang ada pada resistor iala
I = V/R, atau lebih akuratnya lagi
I = (V1-V2)/R………(1)
dimana (V1-V2) adalah beda potensial yang melalui rangkaian sedangkan R ialah hampatan pada resistor tersebut.
I = (V1-V2)/(R+R1) ………(2)
Dari persamaan di atas, kita sudah bisa lihat bahwa nilai dari hambatanny bertambah sehingga otomatis nilai dari arus listriknya berkurang. Sehingga dapat dibuktikan bahwa arus itu bisa digunakan sebagai pembatas arus.
Resistor sebagai Pembagi Tegangan

Apabila R1=R2=R, maka persamaannya menjadi,


Persamaan di atas adalah persamaan pembagi tegangan yang paling umum. Kita bisa membayangkan lebih banyak lagi contoh kasus lain yang lebih special dalam pengkonfigurasian resistor, dan saya yakin kalian akan menemukannya ketika kita mengerjakan suatu proyek elektronika yang jauh lebih komlpleks.








mas da konsep dasar pembuatan mikroprosesor??plus assemblernya!
tukeran link ya????
http://freesoft-zen.blogspot.com
Postingan yang bagus..
wih elektronik emg slalu asik nih.. sy jg lg iseng2 buat alat nih.. mantap postingannya.
Postingan yang bagus dan mendidik.Kunjungi aku di www.beritanyata.blogspot.com
Bagus banget artikelnya tentang konsep dasarnya :D
saya di skolah dpt jelek terus ni kalo ulangan ginian >.<
wah ada blog bagus nih...lumayan buat info adik q yang lagi kuliah jurusan elektro
wah jadi inget masa-masa sma nochhh...
ngitung-ngitung tegangan hohohoho
MERDEKA SOB
mas aku lagi bingung kalo ngitung R pakai thevenin
aku cuma ngerti bikin radio n tapeamplifier, tp kalo masalah rumus....
ampun sob...
waduh pusing neh bozz .. ngak donk
wah pusing bos,ga ngerti nie......
Mantap mas, jadi rajin berjkunjung nich ntar
Jadi inget pelajaran Fisika waktu SMA.. :)
saya ingetnya cuma beda penghitungan
resistor seri n paralel aja
sisanya udah error
Rumit juga ternyata yaa..
Stop Dreaming Start Action
Terimakasih sharingnya semoga bermanfaat bagi semua pembaca,
Salam Action
Mampir dong ke blog ane.
Baru jadi dan dofollow.
CLICK HERE. Free download ebook and software without any registration.
wah2.. mantab bgt ne postny...!
Great post... Ayo mengembalikan Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Thanks penjelasannya, lanjutkan..
Berkunjung kembali lihat update...
udah lama gak belajar elektorika, banyak yg lupa dgn artikel ini bisa refresh lagi buat belajar.
Make Paypal Acount
Ooh Aah resistors that gets me excited!
terima kasih sharingnya...semoge bermanfaat bagi semuanya..
link web u dah gw pasang disini http://kamera-pengintai.blogspot.com/2009/09/pen-camera.html mohon di backlink,psg link yg itu.tolong jangan diganti linknya ya.anchor namenya pencamera.makasih
tukeran link ya
link : http://kamera-pengintai.blogspot.com/2009/09/pen-camera.html
text : pen camera
jangan diganti ya link gw ehheeh...
link web u dah gw pasang.
wah,bagus sekali nih artikelnya jangan lupa kunjungan dan komentar baliknya ya di www.direktori-iklan.com dan www.referensi-iklan.com,Salam sukses selalu !!!!
wahhh bisa belajar gratis euy
makasih ya artikelnya mantap pisan euy
siapa bilang fisika pusink?
justru menyenangkan
makasih mas ilmunya sangat berguna sekali
wah masalah ginian mbah g ngerti nih tapi mantap n salam kenal y bos......
btw mbah punya kontes seo kecil2an nih y sapa tau ad yang tertarik
aku ingat, dulu paling g bisa yang gituan. sampe sekarang juga gitu, habis g pernah blajar sih. tapi postingan ini rasanya mudah di mengerti.
halo..mau ajakin tukeran link nih...
link u dah gw pasang duluan di http://1video-sulap.blogspot.com.pasang link gw juga ya...
ini link yang mau gw pasang:
link : http://videosulap.id.or.id
anchor text : video sulap
terimakasih
wah, jf inget pelajaran fisika :)
salam,
romie
www.engineeringtown.com
Baca-baca sambil nginget pelajaran elektro di STM dulu..
^_^ haha pelajaran fisika saya ini..
ini pelajaran sekolah saya lho
posting bagus..walaupun aku g ngerti elektro
pusing kalo liat fisika.. jadi ingat UTS minggu depan :(
ayo sobat buruan update...udah banyak yang nungguin ni,,,semangat.,,,,let go ngeblog...
bagus,kayak kembali diajarin guru sya haha
keren banget templatenya mas, bisa di share gak mas......:)
salam kenal bos..
aku juga salah org yang hobby sm elektronika..
senang sekali jika dikemudian hari kita bisa saling membantu serta sharing tentang permasalahan elektronika..
wah mantab deh postingnya
salam sukses dari Surabaya
A Fauzi
thanks mas ikhsan, saya baru belajar ttg dasar2 elektronik coz kuliahnya dulu saya bukan jurusan itu, sukses selalu
wah ,kesukaan gue nih .nice !
wah apa nih?
aku gak mudeng,,,,,!!!
salam kenal dari pelopor bisnis internet
yang punya blog kayanya jago fisika neh bos
sudah lama tak beljar fisika
mungkin buat orang2 yang ambil jurusan elektro atau teknik fisika yang selalu mempelajarinya
semangat...
mantap bos....posting tentang buat robot dongkkkkk
wah saya ora mudeng nih
otak saya g nyampe klo suruh mikir yang begituan. salam kenal aja dah
thnks ilmunya sob bermanfaat bagi pembaca khususnya bagi saya sendiri..
teruslah membuat artikle yang bermanfaat semangat happy blogging..
bila berkenan kita tukeran link yahh..kalau mau comment di bloggku yah.. thnks sebelumnya
thanks bro, bantu tugas nih...
Wah... bagus sekali artikel ini,,lebih jelas daripada penjelasan dosen saya..
ikutan blajar deh.. :)
(padahal ndak ngerti sama sekali.. :P)
Cak Untung
Easy Weight Loss
Inspirasi Pemuda
Business Center
makasih ya atas informasinya,,,jadi ngerti tentang elektro nich...
saya nubie sekali hal ginian gan .. tapi nace info dehh thx yaa
wah ilmunya top bgt nich agan
Salut ya, ada aja orang yg mau berbagi ilmu yg serumit ini, bacanya juga kepala saya sudah nyut-nyutan, supaya ada manfaatnya dan kepala sy tidak nyut-nyutan bagaimana kalo agan kunjungi blog saya juga, pasti ada manfaat yg bisa diperoleh.
makasih bos atas ilmu dan pengalaman dalam tegangan....
wah bagus banget ni artikelnya, makasih bnyak buat infonya, jngan lupa buat kunjungan balik ke web'ku ya, thx
ngebahas rangkaian seri dan paralel jadi ingat masa-masa sekolah gan
test comment :)
Topik yang berat. Cara nyambung kabel atau nyolder aja saya bingung apalagi tema seberat ini. Salut deh. Harus sering2 kesini nih kalau mau melek elektro.
Nice share :)
makasi buat info nya, bener-bener sangat bermanfaat, menarik banget. salam kenal